23 October 2017

Mendengarkan Jutaan Musik di Aplikasi Spotify #SpotifySeries Part 1


Apa yang pertama kali terlintas dalam pikiran teman-teman ketika mendengar kata Spotify? Ribet? Atau mungkin... mahal? Kalau teman-teman berfikir seperti itu, kalian tidak salah. Dulu waktu pertama kali nyoba aplikasi ini saya juga berfikiran hal yang sama: sistemnya ribet, dan harganya mahal. Hahaha. Tapi saya yakin jika sudah paham bagaimana aplikasi ini bekerja dan apa saja manfaatnya untuk penikmat musik, pemikiran seperti itu nggak akan ada lagi. Sebagai post pembuka dari #SpotifySeries ini, saya rasa nggak ada salahnya untuk berkenalan dulu dengan aplikasi musik terbesar di dunia ini. Jadi, sudah siap untuk membaca post pertama di #JurnalAbeTheSeries ?
Oke. Let's get started, shall we? ;)

Source: https://valeriandwi.files.wordpress.com/2017/08/spotify-gif-oliver-keane.gif?w=705&h=435&crop=1

Saya yakin sebagian besar dari teman-teman semua sudah tahu dan kenal apa itu Spotify. Yup, aplikasi musik yang satu ini memang lagi hangat-hangatnya di Indonesia, khususnya di kalangan anak muda. Spotify adalah aplikasi layanan musik digital yang memberikan kita akses untuk streaming maupun download secara offline jutaan lagu yang ada di dunia.. Iya, jutaan lagu. Kita bisa mengakses lagu apa saja, kapan saja, dimana saja dan lagu dari negara mana saja, selama lagu tersebut terdaftar di Spotify. Hebat, kan? Banget! (Udah mirip brand ambassador-nya Spotify belom, neh? 😂)

Spotify ini sebenarnya dikembangkan tahun 2006 dan diluncurkan pertama kali tahun 2008 oleh sebuah tim yang bernama Spotify AB di Stockholm, Swedia. Selain menyediakan lagu, Spotify juga menyediakan siaran podcast dari podcaster-podcaster terkenal di seluruh dunia. Podcaster favorit saya akhir-akhir ini adalah Grammar Girl dari QuickAndDirtyTips.com dan Psychology of Eating-nya Marc David & Emily Rosen. Love them so much!

Teman-teman bisa download aplikasi ini secara gratis di Play Store dan App Store. Oh ya, menurut sumber yang saya baca, hingga bulan Juli 2017 jumlah lagu yang bisa diakses pengguna Spotify mencapai 30 juta, dengan pengguna aktif lebih dari 140 juta dan 60 juta pengguna premium. Kebayang nggak tuh! Jumlah yang benar-benar fantastis sih menurut saya.

Di Indonesia sendiri aplikasi ini cukup populer, meskipun masih kalah populer dengan aplikasi Joox, yang sama-sama menyediakan layanan musik digital. Bisa dibilang, diantara Spotify, Apple Music, dan Joox, mungkin Joox lah yang merajai dunia streaming musik digital di Indonesia saat ini. Tapi, berhubung fokus utama post ini adalah Spotify, jadi nggak usah bahas yang lain dulu, ya. Kapan-kapan aja. Saya sendiri lebih prefer Spotify daripada Joox karena lagunya lebih lengkap dan sudah pake aplikasi ini selama lebih dari 1,5 tahun. 

Source: https://www.engadget.com/2017/09/07/spotify-hulu-bundle-for-students/

Pada dasarnya, tanpa menjadi premium user-pun kita masih bisa menikmati lagu-lagu di Spotify. Cuma, kita harus puas hanya bisa mendengarkan lagu dari artis tertentu secara acak saja, artinya nggak bisa memilih lagu mana yang ingin kita putar. Nah, enaknya jadi premium user bisa pilih lagu manapun sesuka kita, bebas skip lagu, bebas gangguan iklan dan bisa download lagu secara offline kapan saja. Fungsi dari download lagu offline adalah agar nantinya lagu tersebut bisa kita dengarkan walaupun tanpa koneksi internet.

Saat ini ada 3 layanan premium yang ditawarkan oleh Spotify, yaitu Spotify Premium, Premium for Family dan Student Discount. Biaya berlangganan Spotify Premium sebesar Rp. 49.990/bulan dan Premium for Family sebesar Rp. 79.000/bulan dengan maksimal 5 anggota. Sedangkan Student Discount sendiri dikhususkan untuk pelajar dimana kita bisa mendapatkan diskon berlangganan sebesar 50%. Jadi, kalau harga aslinya sekitar 50ribu/bulan, user Student Discount cukup bayar 25ribu saja. Murah banget, kan? Saya termasuk user yang pakai layanan Student Discount. Maklum, mahasiswa. Matanya langsung ijo kalau ada diskonan. Mumpung masih berstatus sebagai mahasiswa, kenapa nggak dimanfaatkan sebaik-baiknya, ya nggak? hehe. Untuk tata cara berlangganan Spotify secara detil akan saya bahas di post selanjutnya, ya.

Source: http://www.sidify.com/guide/best-ways-to-stream-spotify-music-for-free-no-ads.html

Seperti layaknya aplikasi pada umumnya, kelebihan dan kekurang itu pasti ada. Di balik persepi orang-orang yang menganggap Spotify mahal dan ribet, sebenarnya banyak poin-poin positifnya, lho. Salah satunya adalah kita bisa mendengarkan lagu secara legal. Mungkin selama ini kita sudah terbiasa download lagu secara bebas di internet, ngopy lagu dari teman, atau mungkin nyomot video di Youtube dan di-convert dalam bentuk .mp3. Kok tahu? Tahu, lah. Dulu saya kan gitu juga, hehe. Tapi semenjak kenal aplikasi ini, saya udah nggak pernah download lagu-lagu di internet lagi. Kenapa? Karena setelah dipikir-pikir, apa yang saya lakukan tersebut nggak hanya merugikan si penyanyi/perusahaan musiknya saja, tapi juga merugikan diri karena secara nggak langsung sudah mendukung kegiatan pembajakan di bidang musik. Mungkin pendapat saya ini terdengar klise, ya. Saya juga tidak bermaksud menyinggung pihak-pihak yang masih melakukan hal tersebut.

Jadi, meskipun terdengarnya sepele, dengan berlangganan di aplikasi musik digital secara langsung kita sudah bisa menikmati musik secara legal, plus sudah ikut berkontribusi meminimalisir pembajakan di dunia musik yang sekarang sedang marak-maraknya. Kasian kan penyanyi sudah susah-susah bikin lagu, bikin video klip, perusahaan musik sudah mengeluarkan uang banyak, eh dengan enaknya karyanya di download dengan bebas, kan kasian. Lagian, biaya langganan Spotify Premium juga masih terjangkau kok menurut saya, apalagi kalau pake Student Discount atau Family Plan. Masih lebih murah dari uang buat beli bakso lah, hehe.

Terus, apa aja sih keunggulan Spotify lainnya, sampai-sampai banyak pengguna yang rela berlangganan setiap bulan (termasuk saya) hanya untuk streaming/download lagu? Apa saja tips-tips agar bisa berlangganan Spotify Premium tanpa ribet, legal, dan murah??

Penasaran? Tunggu di post saya selanjutnya, ya :)

5 comments

  1. Lagunya banyakan apple musik atau spotify sih? Bingung pilih antara dua itu

    ReplyDelete
    Replies
    1. maaf baru sempat balas.
      Sepengetahuanku banyakan Apple Music, karena beberapa kali mencari lagu di Spotify nggak ada, tp di Apple Music ada.

      Delete
  2. Lebih enak pake spotify kalau menurut saya

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya sama bosss, lebih murah kalau pakek paket pelajar menurut pengalaman

      Delete
    2. saya juga pelanggan spotify premium gan, dan memang lebih suka app ini daripada app sebelah. hehe. tp masing2 app ada kelebihan dan kekurangannya sendiri sih..

      Delete


EmoticonEmoticon