Iklan Billboard 970x250

Mendengarkan Jutaan Musik di Aplikasi Spotify #SpotifySeries

Iklan 728x90

Mendengarkan Jutaan Musik di Aplikasi Spotify #SpotifySeries


Apa yang pertama kali terlintas dalam pikiran teman-teman ketika mendengar kata Spotify? Ribet? Atau mungkin... mahal? Kalau teman-teman berfikir seperti itu, kalian tidak salah. Dulu waktu pertama kali nyoba aplikasi ini saya juga berfikiran hal yang sama: sistemnya ribet, dan harganya mahal. Hahaha. Tapi saya yakin jika sudah paham bagaimana cara aplikasi ini bekerja dan apa saja manfaatnya untuk penikmat musik, kita tidak akan berfikir seperti itu lagi. Sebagai post pembuka dari #SpotifySeries ini, saya rasa tidak ada salahnya untuk berkenalan terlebih dahulu dengan Spotify. Jadi, sudah siap untuk membaca blog series pertama saya?
Oke. Let's get started, shall we? ;)

Source: https://valeriandwi.files.wordpress.com/2017/08/spotify-gif-oliver-keane.gif?w=705&h=435&crop=1

Saya yakin sebagian besar dari teman-teman semua pasti sudah tahu dan mengenal apa itu Spotify. Yup, music app yang satu ini memang akhir-akhir ini sedang beken di Indonesia, khususnya di kalangan anak muda. Tapi, bagi yang belum pernah mendengar apa itu Spotify, Spotify ini adalah aplikasi layanan musik digital yang memberikan kita akses untuk streaming maupun download secara offline jutaan lagu yang ada di dunia.. Iya, jutaan lagu. Kita bisa mengakses lagu apa saja, kapan saja, dimana saja, dan lagu dari negara mana saja selama lagu tersebut sudah terdaftar di Spotify. Hebat, kan? Banget! 
Sudah mirip spokesperson nya Spotify aja saya ini ya. Hahaha 😂
Spotify ini sebenarnya dikembangkan tahun 2006 dan diluncurkan pertama kali tahun 2008 oleh sebuah tim yang bernama Spotify AB di Stockholm, Swedia. Selain menyediakan lagu, Spotify juga menyediakan siaran podcast dari podcaster-podcaster terkenal di seluruh dunia. Podcaster favorit saya akhir-akhir ini adalah Grammar Girl dari QuickAndDirtyTips.com dan Psychology of Eating-nya Marc David & Emily Rosen.. Teman-teman bisa download aplikasi ini secara gratis di Play Store (android user) maupun Apple Store (iOS user). Oh ya, menurut sumber yang saya baca, hingga bulan Juli 2017 ini jumlah lagu yang bisa diakses pengguna Spotify mencapai 30 juta lagu, dan sudah memiliki lebih dari 140 juta pengguna aktif dan 60 juta pengguna premium, lho. Wow! Jumlah yang sungguh fantastis. Jujur saya sendiri juga lumayan takjub. Hehe
Di Indonesia sendiri aplikasi ini cukup populer, meskipun masih kalah populer dengan aplikasi Joox, yang sama-sama menyediakan layanan musik digital. Bisa dibilang, diantara Spotify, Apple Music, dan Joox, mungkin Joox lah yang saat ini merajai dunia streaming musik digital di Indonesia. Tapi, berhubung post ini membahas tentang Spotify, saya nggak akan bahas tentang seluk beluk Joox dulu. Mungkin akan saya simpan untuk post selanjutnya. Kebetulan saya sendiri juga lebih prefer Spotify daripada Joox dan sudah pake aplikasi ini selama lebih dari 1,5 tahun. hehe

Source: https://www.engadget.com/2017/09/07/spotify-hulu-bundle-for-students/

Sebenarnya, tanpa menjadi premium user-pun kita masih bisa menikmati lagu-lagu di Spotify. Cuma, kita hanya bisa mendengarkan lagu dari artis tertentu secara acak, artinya nggak bisa memilih lagu mana yang ingin kita putar. Nah, enaknya jadi premium user itu kita bisa mendengarkan lagu manapun sesuka kita, bebas gangguan dari iklan, dan bisa download lagu secara offline. Jadi, nantinya lagu itu bisa kita dengarkan walaupun tanpa koneksi internet. Enak, kan?
Setahu saya, saat ini ada 3 layanan premium yang ditawarkan oleh Spotify, yaitu Spotify Premium, Premium for Family, dan Student Discount. Biaya berlangganan Spotify Premium sebesar Rp. 49.990/bulan/user. Sedangkan Premium for Family sebesar Rp. 79.000/bulan/maksimal 5 user. Nah, terakhir Student Discount yang dikhususkan untuk pengguna yang masih berstatus pelajar dimana kita mendapatkan diskon berlangganan sebesar 50%. Jadi, kalau harga aslinya sekitar 50ribu/bulan, dengan menggunakan Student Discount kita hanya bayar 25ribu saja. Murah banget, kan? Kalau saya sendiri termasuk user yang menggunakan layanan ini. Maklum, mahasiswa. Matanya langsung ijo kalau ada diskonan. Mumpung masih berstatus sebagai mahasiswa, jadi harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Ya nggak? hehe. Untuk tata cara berlangganan Spotify secara detil akan saya bahas di post selanjutnya ya.

Source: http://www.sidify.com/guide/best-ways-to-stream-spotify-music-for-free-no-ads.html

Seperti layaknya semua aplikasi pada umumnya, yang namanya kelebihan dan kekurang itu pasti ada. Jangankan aplikasi, manusia aja nggak ada yang sempurna kok. Ada lebihnya, banyak kurangnya. Halah.
Sama halnya dengan Spotify, dibalik persepi orang-orang yang menganggap bahwa aplikasi ini mahal dan cara langganannya ribet, sebenarnya banyak poin-poin positifnya, lho. Salah satunya bisa mendengarkan lagu secara legal. Mungkin selama ini kita sudah terbiasa download lagu secara bebas dan illegal, ngopy lagu dari teman, atau mungkin nyomot video di Youtube dan di-convert dalam bentuk .mp3. Kok tahu? Tahu, lah. Dulu saya juga begitu. hehe. Tapi alhamdulillah sekarang nggak. Kenapa? Karena setelah saya pikir-pikir, apa yang saya lakukan tersebut nggak hanya merugikan si penyanyi/perusahaan musiknya saja, tetapi juga merugikan diri saya karena secara nggak langsung sudah mendukung pembajakan di bidang musik. Mungkin pendapat saya ini terdengar klise ya. Saya juga tidak bermaksud menyinggung pihak-pihak yang masih melakukan hal tersebut.. 
Jadi, meskipun terdengarnya sepele, dengan berlangganan di aplikasi musik digital secara langsung kita sudah bisa menikmati musik secara legal, plus sudah ikut meminimalisir pembajakan yang sekarang ini sedang marak-maraknya. Kasian kan penyanyi sudah susah-susah bikin lagu, bikin video klip, perusahaan musik sudah mengeluarkan uang banyak, eh karyanya kita download secara illegal.. Lagian, biaya langganan Spotify Premium pun tidak terlalu mahal, kok. Masih pas di kantong lah, masih lebih murah dari budget yang kita keluarkan untuk jajan setiap bulannya :)

Terus, apa aja sih keunggulan Spotify lainnya, sampai-sampai banyak pengguna yang rela berlangganan setiap bulan (termasuk saya) hanya untuk streaming/download lagu? Bagaimana tips-tips agar bisa berlangganan Spotify Premium tanpa ribet, legal, dan murah??
Penasaran? 
Semuanya akan saya bahas di post selanjutnya..
Sampai ketemu di #SpotifySeries minggu depan! Jyaa nee! 😊


Baca Juga
SHARE
Abe
For question or business inquiries kindly send me an e-mail at abemail.info@gmail.com. Thank you.

Related Posts

Subscribe to get free updates

5 comments

  1. Lagunya banyakan apple musik atau spotify sih? Bingung pilih antara dua itu

    ReplyDelete
    Replies
    1. maaf baru sempat balas.
      Sepengetahuanku banyakan Apple Music, karena beberapa kali mencari lagu di Spotify nggak ada, tp di Apple Music ada.

      Delete
  2. Lebih enak pake spotify kalau menurut saya

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya sama bosss, lebih murah kalau pakek paket pelajar menurut pengalaman

      Delete
    2. saya juga pelanggan spotify premium gan, dan memang lebih suka app ini daripada app sebelah. hehe. tp masing2 app ada kelebihan dan kekurangannya sendiri sih..

      Delete

Post a Comment

Iklan Tengah Post