27 June 2019

Cara Mengatasi Masalah Fingerprint Pada HP Samsung



Cara Mengatasi Masalah Fingerprint Pada HP Samsung S dan Note Series - Sensor sidik jari adalah salah satu fitur yang paling menarik dan penting di smartphone, khususnya dalam hal keamanan dan privacy. Jadi, akan menjadi hal yang benar-benar menjengkelkan apabila fitur jidik jari ini mendadak tidak dapat berfungsi.

Kali ini saya akan berbagi tips mengenai cara memperbaiki masalah fingerprint, khususnya yang ada di HP Samsung. Oh ya perlu digaris bawahi bahwa tips berikut tidak dapat diaplikasikan pada HP Samsung yang memiliki sensor pemindai sidik jari di dalam layar.

#1: Mulai Ulang Perangkat

Langkah utama adalah me-restart HP segera setelah teman-teman menghadapi masalah terkait pemindai sidik jari. Jika langkah ini tidak berhasil, lanjut ke langkah berikutnya.

#2: Bersihkan Cache

Jika terdapat banyak data cache, hal itu mungkin dapat memperlambat kinerja dari fingerprint itu sendiri. Berikut ini cara membersihkan data cache dari aplikasi sidik jari:

  1. Pertama, masuk ke menu Pengaturan.
  2. Ketuk opsi "Manajer aplikasi" dan ketuk "semua" untuk memiliki daftar semua aplikasi yang disajikan di perangkat HP.
  3. Sekarang, tekan pada aplikasi Fingerprint
  4. Teman-teman akan dibawa ke opsi "Paksa berhenti". Tekan opsi itu dan selanjutnya diminta untuk mengkonfirmasi prosesnya. Ketuk "OK" untuk mengonfirmasi.
  5. Gulir ke bawah sedikit dan akan menemukan opsi "Hapus cache". Klik untuk menghapus cache dari pemindai sidik jari. 

#3: Bersihkan data

Jika cara menghapus cache diatas juga gagal dan tidak menyelesaikan masalah, cara selanjurnya adalah menghapus data. Pastikan data-data yang ada di HP sudah dibackup terlebih dahulu. Teman-teman dapat mengunduh aplikasi "Titanium Backup" untuk membackup data. Jika aplikasi sudah diunduh, selanjutnya ikuti langkah-langkah di bawah ini:

  1. Pergi ke tab backup / restore dan temukan aplikasi sidik jari dari sana.
  2. Ketuk untuk mendapatkan opsi "Wipe data".
  3. Tekan "OK" pada pop-up yang ditampilkan. Hal itu akan menghapus semua data dari aplikasi sidik jari.
  4. Mungkin langkah ini sedikit lebih ribet dari dua metode lainnya yang dijelaskan di atas, tetapi akan sangat membantu apabila cara muat ulang dan hapus cache tidak berhasil.
Jika ketiga cara di atas masih tidak berhasil, opsi terakhir adalah dengan mengembalikan pengaturan HP ke pengaturan ulang pabrik atau hard reset.

#4: Setel Ulang Pabrik

Proses ini sedikit lebih panjang daripada cara di atas. Namun, pengaturan ulang pabrik ini akan menghapus semua data dari HP. Jadi, teman-teman WAJIB untuk membackup semua data yang ada di HP terlebih dahulu. Ingat, ya. Harus dibackup dulu, Saya tidak bertanggung jawab apabila file teman-teman hilang selama proses hard reset karena lupa belum dibackup.

  1. Buka menu Pengaturan.
  2. Ketuk opsi "Buat cadangan dan setel ulang".
  3. Selanjutnya, tekan "Reset data pabrik / Factory Reset".
  4. Sekali lagi, tekan "Setel ulang perangkat" (PERHATIAN: jangan klik kotak centang yang terletak di sebelah opsi "Format kartu SD").
Saat mengeklik opsi perangkat atur ulang, perangkat akan meminta izin lagi. Ketuk "Hapus Semua" dan setiap aplikasi dan program lain akan dihapus dari HP. Setelah semuanya selesai, coba gunakan aplikasi pemindai sidik jari untuk melihat apakah masalahnya teratasi atau tidak.

Semoga tips di atas dapat bermanfaat. Kalau ada pertanyaan atau kesulitan bisa ditulis di kolom komentar, ya.

24 April 2019

Cara Membuat Status Online di Facebook Messenger Menjadi Offline


Cara Membuat Status Online di Messenger Menjadi Offline - Jika teman-teman sering menggunakankan Facebook Messenger dan selalu membiarkan aplikasi tersebut berjalan di belakang layar, maka secara otomatis teman-teman di FB akan tahu jika kita sedang aktif. Hal ini terkadang bisa membuat salah paham. Padahal posisi kita sedang nggak pegang HP, tapi karena status di FB Messenger online terus, kadang ada teman-teman yang menyapa ngajak ngobrol. Karena tak kunjung dibalas akhirnya ada yang komplen "Sombong amat sih sekarang, FB aktif mulu tapi disapa nggak mau nyaut". Nah, lho. Jadi salah paham, kan. hehe (pengalaman pribadi)

Buat teman-teman yang punya nasib sama, jangan khawatir. Sekarang ada cara mudah untuk menyembunyikan status aktif di FB Messenger tersebut.

Membuat Status Messenger Menjadi Offline


Bagi yang tidak terbiasa menggunakan aplikasi Messenger, mungkin pengaturan untuk menjadikan status offline ini cukup sulit ditemukan karena tempatnya sedikit tersembunyi.

1. Buka aplikasi Facebook Messenger lalu tekan tab Profile (ikon kedua dari sebelah kiri bagian bawah).

Cara membuat status aktif di messenger menjadi tidak aktif. Cara membuat status online di messenger menjadi offline.

2. Sekarang silahkan teman-teman tekan tab Active di bagian atas sebelah kanan yang telah saya lingkari.

Cara membuat status aktif di messenger menjadi tidak aktif. Cara membuat status online di messenger menjadi offline.

3. Selanjutnya sentuh toogle yang ada di sebelah kiri. Jika toogle itu berwarna biru maka statusnya sedang online atau aktif dan jika berwarna abu-abu maka status sedang offline atau tidak aktif.

Perlu teman-teman ketahui bahwa jika menonaktifkan status aktif maka otomatis kalian juga nggak akan bisa melihat status aktif orang lain, ya. Gimana, mudah kan caranya? Sekarang udah nggak perlu takut lagi dibilang sombong karena nggak mau balas chat di FB Messenger, hehehe..

16 April 2019

Tips Agar Gambar di Postingan Blog Valid AMP


Cara Supaya Gambar di Postingan Blog Valid AMP (Accelerated Mobile Pages) -Teman-teman, mengunggah sebuah gambar di postingan blog supaya valid AMP memerlukan perubahan kode secara manual, lho.

Perubahan kode sendiri berguna untuk membuat gambar tidak memiliki eror sama sekali saat melakukan validasi maupun di Google Search Console. Jika postingan tidak valid AMP makan blog tersebut tidak akan menampilkan simbol petir (Simbol AMP) di halaman mesin pencari Google.

Cara agar supaya gambar yang di upload kedalam artikel blog valid amp.

Cara Supaya Gambar di Postingan Blog Valid AMP


Gambar yang diupload secara default akan terlihat di HTML seperti ini:
<div class="separator" style="clear: both; text-align: center;">
<img alt="alt gambar" border="0" src="https://3.bp.blogspot.com/-v1-eNxBF5W4/WDwrdRGK3JI/AAAAAAAAARA/sAIx0LyRTU4kZ5OJjP0NdYamnCia5jl0ACLcB/s1600/valid-amp.jpg" title="title gambar" /></div>

Selanjutnya silahkan teman-teman ganti seperti ini:
<noscript>
<img alt="alt gambar" width="650" height="350" src="LINK-GAMBAR" title="title gambar" />
</noscript>

Cara ini berguna supaya gambar disisipkan di luar postingan, atau bisa juga digunakan sebagai Thumbnail pada sebuah artikel.

Lalu, bagaimana menyisipkan gambar sebagai pendukung di dalam artikel?
Seperti yang saya sebutkan di atas, gambar yang disisipkan secara defaul akan terlihat seperti kode paling atas dibagian HTML.

Kemudian, silahkan kalian ganti kodenya seperti di bawah ini:
<amp-img data-original-height="278" data-original-width="476" height="186" src="LINK-GAMBAR" width="320" layout="responsive"></amp-img>

Catatan:
layout="responsive" ditambahkan agar lebar serta tinggi gambar dapat menyesuaikan dengan layar gadget yang digunakan oleh pengunjung.

11 March 2019

(Review) Earphone Vivan Q10: Earphone Ngebass Cuma 50ribuan!


Review Vivan Q10 – Hi, peeps! Akhirnya saya dapat kesempatan untuk review earphone lagi. Awalnya nggak ada niatan sama sekali untuk beli earphone baru. Kebetulan saat ini posisi sedang di rumah, pulang kampung lah ceritanya. Berhubung earphone yang saya pake sehari-hari ketinggalan di kost, mau nggak mau harus beli earphone serep, deh. Aneh saja rasanya kalau sehari nggak mendengarkan musik. Kayak ada yang kurang lah gitu..

Oh ya sebelumnya saya udah pernah mereview dua earphone di blog ini, yang pertama Vivan BT520 (versi biasa, bukan versi sport/gaming) dan kedua Vivan Q5. Kali ini saya akan mereview earphone dari merk Vivan lagi yang pastinya dibanderol dengan harga terjangkau, yaitu Vivan Q10. Pasti beberapa pembaca setia blog saya ada yang mbatin, “buset deh, Vivan lagi. Seneng amat sih sama merk ini?” 😆

Jujur nggak ada alasan khusus kenapa saya review earphone Vivan lagi. Nggak tahu kenapa nih kalau lagi cari earphone di toko gadget, ujung-ujungnya selalu kepincut sama earphone merk ini. Ya memang nggak dipungkiri alternatif pilihannya juga nggak banyak, sih. Cuma ada merk Vivan, Robot, Xiaomi, Sony dan JBL. Berhubung tujuan saya cuma nyari earphone serep buat di rumah, saya males beli yang mahal-mahal. Sayang uangnya. Jadi pilihannya cuma dua, antara merk Robot dan Vivan. Setelah dipilih-pilih, yang cocok sama selera dan kantong ya...... cuma earphone Vivan ini.

Btw ini bukan advertorial post lho, yaaa. Saya lagi nggak diendorse sama Vivan. Apalah saya ini, cuma blogger ala-ala nggak jelas. Walaupun dalam hati pengen juga sih suatu saat ada yang mau endorse earphone, hehehe…. Jadi sekali lagi, apa yang saya tulis di sini semua murni pengalaman saya selama memakai earphone ini. Oke, cukup basa basinya, lanjut ke review!


Kalau dilihat dari jenisnya, Vivan Q10 ini termasuk kategori “earphone” (punya fungsi untuk mendengarkan + punya mic untuk berbicara ketika ada panggilan telfon). Tapi lagi-lagi, seperti produk-produk earphone Vivan yang dulu, Vivan menyebut kalau earphone ini termasuk kategori “headphone”. Hal ini diperjelas dengan tulisan yang ada di dusbox, yang menyebut earphone ini sebagai “popular headphone”. Entahlah, nggak paham. Saya sih tetep kekeh dan percaya kalau ini adalah earphone, bukan headphone.

Earphone ini saya beli di toko gadget dengan harga Rp 70.000. Setelah cek sana sini, ternyata harga segitu cukup kemahalan. Soalnya kemarin sempat liat di Bukalapak ada seller yang jual dengan harga Rp 54.000 saja. Waktu tanya temen yang kerja di toko gadget di Jogja pun, harga segitu terbilang mahal. Pasalnya di Jogja rata-rata dijual nggak sampe 60ribu. Nyesel deh. Tapi ya gimana lagi, udah terlanjur beli, hehe. 

Spesifikasi Vivan Q10



Spesifikasi:
  • Speaker Size : 10mm 
  • Frequency Response : 20Hz-20Khz 
  • Speaker Sensitivty : 104db 
  • Speaker Impedance : 16ohm 
  • Cord Length : 1.2m 
  • Plug : 3.5mm 
  • Microphone Size : 4mm 
  • Microphone Sensitivity : -39db 
  • Microphone impedance : 2.2Kohm

Paket Pembelian Earphone Vivan Q10



Kemasan kardus Vivan Q10 berwarna putih dengan aksen warna merah. Nggak ada yang istimewa sih dari packagingnya. Standar, nggak jauh beda dengan dusbox earphone Vivan yang lain. Di dalamnya ada earphone yang disimpan di container berbahan busa, manual card dan kartu garansi. Waktu buka dusbox-nya, saya sedikit kaget karena Vivan nggak ngasih earbuds cadangan untuk earphone ini. Biasanya selalu ada earbuds serep dengan ukuran S dan L yang terbungkus plastik rapih, sedangkan earbuds dengan ukuran M sudah terpasang pada earphone. Sangat disayangkan. Ketika dipakai earbuds bawaannya cukup nyaman. Hanya saja, saya merasa sedikit kekecilan jadi earphone nya kurang secure di telinga karena beberapa kali sempat jatuh. Jadi mau nggak mau harus hati-hati banget kalau memakai, jangan sampai earbuds-nya copot dan hilang.

Desain dan Penampilan Earphone Vivan Q10



Penampilan dan desain earphone Vivan Q10 ini memang nggak terlalu menonjol, typical desain earphone pada umumnya. Housing-nya berbentuk bulat dan berbahan plastik, dengan finishing matte berwarna silver yang jika diperhatikan dengan jeli mirip seperti glitter. Meskipun berbahan plastik tetapi tidak terkesan murahan, kok.

Posisi earbuds dibuat agak menyerong, yang menurut saya desain seperti ini lebih nyaman dipakai. Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, tidak disertakannya earbuds cadangan di paket pembelian cukup disayangkan karena nggak semua orang memiliki lubang telinga yang sama. Solusinya jika merasa kurang nyaman dengan earbuds bawaannya, bisa diganti dengan earbuds cadangan yang kalian punya.

Berbeda dengan earphone Vivan yang sudah saya coba sebelumnya, kabel Vivan Q10 memiliki tekstur bergelombang mirip tali tambang atau braided cable. Kabel ini dilapisi dengan lapisan material mirip nilon. Saya suka dengan desain kabel yang seperti karena berdasarkan pengalaman kabel tipe braided cukup kuat, awet dan tidak mudah kusut. Walaupun balik lagi keawetan earphone itu tergantung pemakaian masing-masing orang, sih.

Oh ya pada bagian microphone-nya dilengkapi dengan sebuah tombol atau single button. Selain berfungsi untuk mengangkat telfon, single button ini juga berfungsi sebagai tombol on/off ketika memutar musik. Overall meskipun harganya murah dan berbahan plastik, kualitas dan build quality Vivan Q10 cukup solid, kok.

Kualitas Suara Earphone Vivan Q10



Lalu, dengan harga murah yang tidak sampai di angka 100ribuan ini, apakah lantas membuat kualitas Vivan Q10 menjadi pas-pasan dan abal-abal?

Ternyata tidak, teman-teman. Menurut saya, ini salah satu earphone terbaik yang bisa kita dapatkan di kelas harga 50ribuan.  

Secara mengejutkan kualitas suara Vivan Q10 ini cukup bagus dan tidak mengecewakan. Ketika saya menyuruh beberapa teman untuk mencoba earphone ini pun, mereka nggak mengira kalau harganya 50ribuan.

Earphone ini cocok untuk kalian penggemar musik yang nge-beat seperti lagu-lagu EDM atau hip hop. Dentuman bass-nya cukup kuat, punchy dan dalam, meskipun terkadang di beberapa lagu bass-nya sedikit mendominasi dan boomy, jadi suara instrument lain tidak terdengar cukup jelas. Treble-nya juga masih terdengar walaupun sedikit kurang detail. Ketika dipakai untuk mendengarkan lagu-lagu akustik, saya tidak menemukan kendala yang cukup berarti. Suara petikan gitar terdengar jelas dan detail, nggak kalah dengan earphone yang harganya 100ribuan. Untuk bagian vocal, khususnya artikulasinya masih bisa terdengar jelas dan tidak mengecewakan. 

Saya nggak tahu earphone ini punya fitur noise cancellation atau nggak, tapi ketika dipakai mendengarkan musik dengan volume sedang (40-50%) suara diluar hampir tidak kedengaran. Ketika dicoba untuk untuk menelepon, suara yang dihasilkan pun cukup jelas dan jernih. Tidak mengecewakan lah..

Kesimpulan


Bagi teman-teman yang sedang mencari earphone dengan harga terjangkau, Vivan Q10 mungkin bisa dijadikan sebagai pilihan. Menurut saya, dengan harga yang tidak sampai 60ribu, kita sudah dapat earphone dengan kualitas suara yang bagus, yang tidak kalah dengan earphone di harga 100ribuan. Kekurangan yang cukup menonjol dari earphone ini hanya satu, yaitu tidak adanya earbuds tambahan di paket pembelian. Tetapi masalah itu bisa diatasi apabila teman-teman punya earbuds cadangan yang tidak dipakai untuk dipasangkan di earphone ini.

Itulah review singkat earphone Vivan Q10 dari saya. Maaf kalau masih banyak kekurangannya. Maklum, saya bukan music/sound expert, hehe. Kalau ada pertanyaan tentang earphone ini, bisa tinggalkan komentar di bawah, ya. Sampai jumpa di postingan saya selanjutnya. 

21 February 2019

Cara Mudah Mematikan Auto Play Video di Instagram


Cara Mudah Mematikan Auto Play Video Instagram Supaya Hemat Kuota - Teman-teman pasti sudah nggak asing lagi dengan video yang otomatis diputar tanpa kita harus menekan tombol play terlebih dahulu. Saat ini beberapa aplikasi sosial media memang telah menerapkan fitur Auto Play terhadap konten video tanpa persetujuan penggunanya terlebih dahulu, contohnya Instagram dan Facebbok, Nggak heran juga sih karena Instagram dan Facebook berada di bawah naungan perusahaan yang sama, yaitu perusahaan Facebook itu sendiri. 

Tapi, nggak sedikit pengguna Instagram dan Facebook yang mengeluhkan fitur auto play ini karena dianggap sangat mengganggu dan membuat tidak nyaman ketika scrolling postingan di feed. Selain itu tentunya menguras kuota internet dan file cache HP akan semakin besar.

Ada beberapa pengguna yang menyatakan bahwa fitur ini sendiri sangat menguntungkan orang yang membuat videonya. Kenapa? Karena dengan auto play maka otomatis jumlah penayangannya akan bertambah. Hmmm, masuk akal juga, ya.

Tapi, sekarang teman-teman nggak perlu berkeluh kesah lagi karena Instagram sendiri telah menyediakan fitur tersendiri untuk mematikan fitur auto play video. Bagi kalian yang belum tahu dimana letak fitur ini, bisa mengikuti cara-cara di bawah.

Cara Mematikan Auto Play Video Instagram


1. Pertama yang harus dilakukan adalah dengan masuk ke aplikasi Instagram. Pada halaman awal silahkan klik icon profil kita pada bagian kanan bawah (icon paling ujung kanan sendiri).

2. Selanjutnya buka menu Settings/Pengaturan (untuk pengguna android bisa dengan tap icon tiga titik garis vertikal yang berada di pojok kanan halaman profile, sedangkan untuk pengguna iPhone dengan tap icon gear).

3. Dihalaman Settings/Pengaturan tersebut, silahkan scroll kebawah sampai menemukan pilihan "Account/Akun".

4. Pilih "Cellular Data Use/Penggunaan Data Seluler".

4. Langkah terakhir adalah dengan memilih atau geser toogle "Use Less Data/Penghemat Data" ke kanan sampai berubah warna dari abu-abu ke biru. Hal ini bertujuan untuk menghentikan fitur auto play video saat sedang terkoneksi jaringan internet. Tetapi, disaat anda menggunakan WiFi maka video otomatis akan kembali diputar.

Dengan cara ini teman-teman tidak perlu takut lagi akan kehabisan kuota internet. Semoga tips Cara Mudah Mematikan Auto Play Video Instagram Supaya Hemat Kuota ini bermanfaat, ya. Selamat mencoba! :)

1 February 2019

Mengenal Affiliate Marketing: Pentingkah Program Ini Bagi Kita?



Kali ini saya mau bahas tentang Affiliate Marketing. Udah nggak asing lagi, kan? Iya, lah. Blogger sejati pasti udah familiar dengan program yang satu ini.

Saat ini Program Affiliate Marketing memang lagi banyak digemari oleh orang-orang, khususnya para blogger. Alasannya? Karena kebanyakan syarat-syarat yang diajukan tergolong cukup mudah. Yang kita butuhkan cuma registrasi akun di merchant, mendapatkan ID afiliasi, pasang banner iklan di blog. Sudah. Simpel banget, kan?

Postingan tentang affiliate marketing ini berawal dari keisengan saya ketika mencoba mencari topik apa yang lagi trending di Google. Ternyata banyak sekali lho yang mencari topik tentang bisnis online di internet. Mungkin hal ini dilatarbelakangi oleh perkembangan teknologi yang semakin pesat, khususnya internet, sehingga banyak orang yang ingin memanfaatkannya menjadi ladang bisnis. Salah satu topik bisnis online yang banyak dicari ya program affiliate marketing ini. Untuk itu, di postingan ini saya ingin sharing tentang apa sih yang dimaksud affiliate marketing dan konsep dari program tersebut.

Pengertian Affiliate Marketing


Affilate Marketing adalah sistem bisnis dengan membayar jasa seseorang ketika orang tersebut berhasil menjual produk atau jasa sebuah merchant/perusahaan yang dipasarkan melalui internet.


Teman-teman pasti mengenal istilah dropship, kan? Nah, konsep affiliate marketing itu mirip-mirip dengan dropship. Di bisnis dropship, kita sebagai dropshiper hanya perlu memajang foto/gambar produk milik supplier di toko online/blog/web kita tanpa harus stok barang dan melakukan proses pengiriman, karena ketika ada pembeli yang memesan, kita hanya perlu meneruskannya ke supplier.

Kalau affiliate marketing, yang kita butuhkan cuma ID afiliasi, yang mana ID tersebut biasanya sudah dikemas dalam bentuk link URL. Nah, selanjutnya kita  pasang foto/banner produk merchant yang sudah dikaitkan dengan link URL tersebut di toko online/blog/web kita. Nanti link URL ini yang akan membawa calon pembeli menuju website merchant/perusahaan pemilik produk. Seperti itu konsepnya.

Lalu, bagaimana kita mendapatkan komisi dari program affiliate marketing? Komisi kita dapatkan apabila ada orang yang meng-klik banner iklan produk tersebut di blog/web kita, kemudian berhasil melakukan transaksi pembelian. Ingat ya, harus melakukan transaksi pembelian. Kalau cuma sekedar klik dan liat-liat mah nggak dapat imbalan apa-apa. 

Di Indonesia sendiri ada banyak sekali merchant yang menawarkan program afiliasi. Beberapa contohnya yang saya tahu adalah situs-situs belanja seperti Lazada, Blibli, Bukalapak, Tokopedia, JD.id, Qlapa dan lain-lain. Kalau situs penyedia layanan hosting ada Niagahoster, DewaWeb, Domainesia dan Idwebhost. Sebenarnya masih banyak yang lain, sih. Tapi saat ini cuma itu yang saya ingat. 
Menurut saya bisnis affiliate marketing ini cocok sekali untuk mereka yang sering berkecimpung di dunia online, seperti blogger misalnya. Selain bisa mendatangkan penghasilan pasif dan mudah dikerjakan, syarat yang diajukan juga cukup mudah, tidak ribet. Jika sudah menemukan situs penyedia program afiliasi yang cocok, pertama hal yang perlu kita perhatikan adalah mengecek apakah di dalam situs tersebut sudah tersedia produk yang sesuai dengan minat. Kenapa? Karena jika sesuai minat, saya yakin menjalankan bisnis ini pasti akan terasa mudah dan ringan karena teman-teman paham betul mengenai produk yang dijual tersebut.

Bagaimana, tertarik untuk ikut program Affiliate Marketing ini? Jangan lupa share pengalaman teman-teman selama ikut program ini di kolom komentar, ya :)

20 January 2019

Widget yang Wajib Dipasang Sebelum Mendaftar Google Adsense


Widget yang Wajib di Pasang Saat Mendaftar Google Adsense - Berbicara mengenai Google Adsense sendiri tentu tidak akan ada habisnya. Sepertinya google adsense ini telah menjadi mahkota raja bagi setiap kalangan blogger. Segala cara apapun dilakukan, baik itu berupa trik, tips hingga jual beli akun google adsense pun menghiasi halaman pencarian mesin pencari.

Namun, ada beberapa kalangan blogger kurang mengetahui widget apa sajakah yang harus terpasang di template blog mereka, yang mana widget ini sendiri berkemungkinan besar ada pengaruhnya terhadap diterima atau tidak nya mitra google adsense.

Maka pada kesempatan ini, saya akan memberikan sedikit ulasan widget yang sebaiknya teman-teman pasang sebelum mendaftar google adsense.

Widget yang Harus ada Saat daftar Google Adsense


1. Popular Post

Widget yang Wajib di Pasang Saat Mendaftar Google Adsense

Widget ini sendiri berfungsi untuk mengetahui postingan mana sajakah yang paling sering diakses oleh para pengunjung. Widget ini juga disediakan untuk memastikan bahwa blog sudah siap untuk didaftarkan ke mitra google adsense.

Google sendiri akan sangat mengapresiasi adanya fitur ini pada tampilan blog anda. Google akan menilai bahwa pemilik blog telah memberikan fitur fasilitas tambahan untuk mempermudah seorang pengunjung dalam mengakses postingan yang paling banyak dibaca.

2. Arsip Blog


Widget ini berisi semua artikel yang telah diposting dalam sebuah blog. Dari mulai pertama kali update hingga terakhir update. Keberadaan widget ini sendiri akan memudahkan para pengunjung untuk mengakses keseluruhan informasi yang diberikan oleh blog tersebut. Saya bisa bilang bahwa widget ini sangat baik digunakan yang mana keuntungannya menambah kredibilitas sebuah blog di mata mesin pencari.

3. Label atau Kategori

Widget yang Wajib di Pasang Saat Mendaftar Google Adsense
Label atau Kategori sendiri adalah sebuah widget yang mengelompokkan setiap postingan pada tags tertentu. Namun perlu anda perhatikan bahwa di saat menulis sebuah artikel ada baiknya untuk tidak berlebihan dalam membuat label. Jika ada tags yang serupa atau dalam artian sama, maka ada baiknya tags tersebut di satu namakan saja.

4. About Me


Widget ini sendiri berfungsi untuk memberitahukan kepada para pembaca siapa sih dalang dibalik sebuah tulisan yang ada pada sebuah blog. Google sendiri sangat menyukai sebuah blog yang memiliki widget ini.

5. Search Box

Widget yang Wajib di Pasang Saat Mendaftar Google Adsense

Widget yang terakhir menurut saya adalah widget kotak pencarian / search box. Widget ini sangat berguna bagi pengunjung dalam mencari sebuah artikel dalam blog tersebut. Dan keberadaan widget ini sendiri angat mempengaruhi keputusan google layak atau tidaknya sebuah blog menjadi mitra google adsense (berdasarkan engalaman pribadi). Selain itu tentunya google sediri akan mempertimbangkan faktor berpengaruh lainnya.

Widget-widget yang saya tuliskan diatas adalah hasil pengalaman saya sendiri dalam mendaftar menjadi seorang publisher iklan google adsense.

Demikian sedikit ulasan saya mengenai macam-macam widget apa saja yang harusnya di pasang dalam sebuah blog untuk mendaftar di google adsense. Semoga bermanfaat.

14 December 2018

Penyebab Serta Cara Mengatasi Akun Google Adsense di Bom Klik

Penyebab Serta Cara Mengatasi Akun Google Adsense di Bom Klik

Apa sih akibatnya jika iklan Google Adsense di bom klik oleh orang yang tidak bertanggung jawab?  Tentunya akan berakibat yang sangat fatal pada akun google adsense teman-teman baik itu di suspend maupun di banned secara permanen. Aapabila di banned permanen maka akun tersebut tidak akan bisa digunakan kembali.

Penyebab Akun Google Adsense di Bom Klik


1. Tidak Suka dengan Blognya

Tidak dipungkiri dalam dunia blogger pun terdapat orang-orang usil yang ingin agar blog orang lain di banned oleh google adsense. Alasannya bermacam-macam, ada yang karena merasa iri blog-nya tidak sebagus orang lain, ada juga yang kesal karena blog mereka tidak pernah diterima sebagai Publisher Google Adsense.

2. Terganggu dengan Munculnya Iklan

Maksud pada poin ke dua ini adalah, iklan yang terpasang di blog tidak sesuai dengan kebijakan Google Adsense, seperti unit iklan yang melayang ditengah artikel, ataupun iklan yang tidak mau hilang dari layar yang mana hal ini membuat pembaca akan kesulitan untuk membaca artikel.

Ukuran iklan yang terbilang besar juga mengganggu saat membaca artikel, dan ada baiknya anda memasang unit iklan responsive pada blog, sehingga apabila di buka di smartphone maupun komputer iklan tersebut akan menyesuaikan.

Oleh karena itu saya akan memberikan beberapa tips untuk mengatasi bom klik google adsense ini yang bisa teman-teman aplikasikan sebelum berakibat fatal pada akun kalian.

Cara Mencegah Bom Klik Iklan


1. Jangan Sebarkan Link Blog
Share link blog kedalam grup atau ke orang lain yang tidak sesuai dengan ketentuan grup sangat berakibat fatal pada blog nantinya. Ada baiknya ketika teman-teman membagikan link blog pastikan artikel tersebut harus sesuai dengan pembahasan yang ada pada grup tersebut.

2. Copot Unit Iklan
Copot unik iklan Google Adsense jika terjadi aktifitas klik yang tidak valid. Teman-teman juga dapat mengeceknya melalu dashboard adsense untuk melihat jumlah klik iklan yang tidak valid. Biasanya blog-blog yang memiliki pengunjung tinggi, team google adsense akan memantau blog apabila ada aktifitas yang mencurigakan.

3. Pasang Script Anti Bom Klik Iklan


1. Login ke Dashboard blogger

2. Pada menu yang ada disamping kiri pilih lah Theme dan Edit HTML.

3. Kemudian cari kode </head>. atau &lt;/head&gt;&lt; tergantung dari templatenya, untuk memudahkan anda dapat mencari nya dengan menekan CTRL + F. 

4. Kemudian silahkan teman-teman copy code yang ada di bawah ini dan paste di atas kode </head> tadi. 

<script src='//ajax.googleapis.com/ajax/libs/jquery/1/jquery.min.js'/> <script src='http://yourjavascript.com/4682124575/antibomklik.js”/'/> <script src=”http://yourjavascript.com/4682124575/antibomklik.js”/></script>

5. Kemudian pilih Simpan.

Kegunaan dari Script ini adalah jika ada orang yang mengunjungi blog kemudian ia mengklik iklan Google adsense lebih dari 3x, maka secara otomatis script anti bom klik ini akan berkerja dan tidak akan menampilkan iklan lagi (berlaku bagi visitor yang masuk menggunakan IP yang sama).

Demikian lah Penyebab Serta Cara Mengatasi Akun Google Adsense di Bom Klik, semoga artikel kali ini bermanfaat bagi teman-teman.

8 November 2018

Tips Berkunjung Ke Coworking Space Bagi Pemula

Membahas mengenai coworking space memang tidak ada habisnya. Tempat yang sedang hits di kalangan para freelancer dan startup ini memang sangat cocok dijadikan sebagai tempat bekerja alternatif, apalagi bagi mereka yang membutuhkan suasana baru dan lain daripada yang lain.

Coworking space dikatakan lain daripada yang lain karena di tempat inilah kita dapat berinteraksi, bertukar pikiran, bahkan berkolaborasi dengan para profesional di satu tempat yang sama. Selain itu, dengan anggota-anggotanya yang memiliki latar belakang pekerjaan beraneka ragam menjadikan coworking space ini tempat untuk memperluas networking.

Setelah sebelumnya saya mengulas tentang alasan mengapa coworking space sangat cocok bagi mereka yang berprofesi sebagai freelancer maupun pegiat startup, kali ini saya akan mengulas tips mengunjungi coworking space itu sendiri.

4 Tips Berkunjung ke Coworking Space

1. Tentukan Tujuan


Ini adalah hal yang paling mendasar ketika kita akan berkunjung ke coworking space. Sebelum memutuskan untuk mengunjungi tempat tersebut, sebaiknya pikirkan dulu apa tujuan kita datang ke coworking space. Untuk tempat bekerja sehari-hari kah, untuk mengadakan meeting sesama rekan kerja kah, untuk keperluan bertemu client, atau hanya sekedar mencari alternatif tempat jika sewaktu-waktu bosan dengan lokasi kerja sebelumnya. Dengan menentukan tujuan terlebih dahulu akan memudahkan kita dalam mencari lokasi coworking space yang tepat.

2. Pilih Sesuai Karakter Kerja



Pada umumnya coworking space memiliki konsep yang berbeda-beda. Ada yang memiliki konsep terbuka dengan tujuan agar setiap anggotanya dapat saling berinteraksi, berkomunikasi dan bertukar wawasan, sehingga membuka peluang terjalin kolaborasi dan kerjasama di antaranya. Ada juga yang memiliki konsep private, di mana di dalam coworking space terdapat ruang-ruang kecil atau private space sehingga dapat digunakan sebagai private office. 

Masing-masing orang memiliki karakter bekerja yang berbeda. Ada sebagian orang yang merasa nyaman dengan private space karena selain privacy lebih terjamin, juga dapat berkonsentrasi dengan baik karena minim gangguan dari pihak luar. Ada yang merasa private space terasa sesak dan kurang efektif untuk bekerja. Ada yang sekedar ingin memperluas networking. Ada pula yang tujuannya ingin pekerjaan cepat selesai tanpa mementingkan interaksi antar sesama anggota. Sangat bermacam-macam.

Jadi semuanya disesuaikan dengan kebutuhan dan karakter pribadi. Jika teman-teman suka bekerja dengan lingkungan yang lebih tenang, sebaiknya pilihlah coworking space yang menyediakan private space untuk anggotanya. Tetapi jika merasa interaksi dengan anggota lain adalah hal yang penting karena selain menjadikan kita lebih sociable juga memperluas networking, maka tidak ada salahnya untuk memilih coworking space dengan konsep terbuka.

3. Pertimbangkan Budget, Fasilitas dan Lokasi


Budget, fasilitas yang ada, serta lokasi juga perlu dipertimbangkan dalam memilih coworking space. Menurut pengalaman pribadi, hampir semua coworking space - dari yang biaya keanggotaannya gratis hingga sedikit merogoh kocek lebih dalam - sudah menyediakan fasilitas-fasilitas dasar seperti koneksi WiFi yang cepat, meja kerja, air mineral gratis, alat perkantoran seperti scanner, projector, mesin fotocopy (dengan biaya tambahan), conference & meeting room, PC yang bisa diakses oleh anggotanya, dan lain-lain. Semakin tinggi harga keanggotaanya tentunya diikuti dengan fasilitas yang semakin bagus. Semuanya diseuaikan dengan kemampuan kita.

Jika teman-teman merasa bahwa budget bukanlah sebuah kendala dan lebih mementingkan fasilitas, banyak sekali coworking space yang bisa dijadikan pilihan dengan fasilitas-fasilitas tambahan. Misalnya, free beverages (seperti kopi, teh, air mineral), sofa dan interior bergaya cafe, alat tulis gratis, kantin yang menyediakan berbagai macam makanan, dan lain sebagainya. Lokasi yang strategis dan mudah diakses pun wajib dijadikan sebagai bahan pertimbangan dalam memilih.

4. Go Prepared


Setelah semua poin-poin tersebut dilaksanakan, langkah selanjutnya adalah mempersiapkan "amunisi" apa saja yang akan dibawa. Pastikan barang-barang yang diperlukan untuk menunjang aktivitas pekerjaan telah teman-teman persiapkan dan tidak ada yang ketinggalan, seperti charger laptop, charger smartphone, headphone apabila diperlukan, dan lain-lain. Pastikan juga apakah membawa makanan dan minuman sendiri ke dalam coworking space tersebut diperbolehkan. Bila iya, jangan lupa membawanya apabila dirasa perlu. Mempersiapkan segala hal yang diperlukan sebelumnya akan meminimalisir disruption ketika bekerja dan pastinya pekerjaan akan cepat selesai.

Bekerja di lingkungan coworking space bisa menjadi sebuah "angin segar" bagi kita dan merupakan cara yang bagus untuk bekerja secara mandiri di lingkungan yang lebih profesional. Jadi, tidak ada salahnya untuk berkunjung seminggu sekali, sebulan sekali, atau bahkan setiap hari, tergantung kebutuhan teman-teman. Siapa tau bisa menginspirasi kita menemukan cara kerja baru yang lebih efektif.

Semoga tips-tips di atas dapat bermanfaat, ya. Semangat pagi dan semangat bekerja! :)